K etahuilah bahwa tubuh bagaikan kota, dan akal bagaikan seorang raja yang mengatur kota itu. Kekuatan yang berupa indera lahiriyah dan bathiniyah ibarat tentara dan pembantu-pembantunya. Sementara anggota-anggota tubuh bagaikan rakyatnya. Sedangkan nafsu yang cenderung pada kejahatan (al-ammarah bissu’), yaitu nafsu syahwat dan amarah, bagaikan musuh yang terus menerus melakukan perlawanan terhadap kekuasaanya dan berusaha membinasakan rakyatnya. Sehingga tubuhnya bagaikan benteng, jiwanya sebagai penanggung jawab yang bertugas menjaga dan mengamankannya. Jika ia bersungguh-sungguh dalam berjuang memerangi dan menundukkan musuh, serta memaksa musuh-musuhnya itu untuk menuruti kehendaknya yang baik dan terpuji, maka ia kembali ke hadirat Allah Swt. dalam keadaan terpuji. Sebagaimana firman Allah swt.
Hati dan Tentaranya
K etahuilah bahwa tubuh bagaikan kota, dan akal bagaikan seorang raja yang mengatur kota itu. Kekuatan yang berupa indera lahiriyah dan bathiniyah ibarat tentara dan pembantu-pembantunya. Sementara anggota-anggota tubuh bagaikan rakyatnya. Sedangkan nafsu yang cenderung pada kejahatan (al-ammarah bissu’), yaitu nafsu syahwat dan amarah, bagaikan musuh yang terus menerus melakukan perlawanan terhadap kekuasaanya dan berusaha membinasakan rakyatnya. Sehingga tubuhnya bagaikan benteng, jiwanya sebagai penanggung jawab yang bertugas menjaga dan mengamankannya. Jika ia bersungguh-sungguh dalam berjuang memerangi dan menundukkan musuh, serta memaksa musuh-musuhnya itu untuk menuruti kehendaknya yang baik dan terpuji, maka ia kembali ke hadirat Allah Swt. dalam keadaan terpuji. Sebagaimana firman Allah swt.
